Rabu, 13 Mei 2009

Perjuangan Migran Hongkong

Rata2 para tkw yang bekerja di Hongkong,bekerja di sektor rumah tangga atau sebagai pembantu rumah tangga.Para migran ini sering menghadapi berbagai persoalan dalam rangka merubah nasib keluarga ditanah air.Mulai dari masalah underpay,hingga PHK atau terminate sebelum berakhir masa kontrak.Penyebabnya bisa datang dari pihak majikan ataupun migran sendiri.

Akibat dari pemutusan kerja ini sangat merugikan bagi migran.Biasanya migran meminta bantuan agen untuk mencari majikan baru,jika masa telah habis mereka harus keluar Hongkong.Kalaupun mereka menunggu visa juga harus keluar Hongkong,dan biasanya ada 2 pilihan pulang ke tanah air atau tinggal sementara di Macau,kecuali mereka menunggu kasus peradilan.Banyak tkw yang akhirnya menuju Macau daripada harus kembali ke tanah air.


Saat ini di Macau terdapat 6000 tkw yang ilegal/overstay.Di Macau biaya hidup yang serba tinggi, dan ketika paspor habis mereka harus mengurusnya di Hongkong,namun jasa agen harus dibayar 2x lipat.Itulah sekilas rintangan yang dihadapi tkw di Hongkong,yang mungkin akan terasa ringan jika pihak yang berkompeten memberikan pelayanan maksimal serta menunjukkan rasa simpati dan keramah tamahan,dan Konsulat RI adalah salah satu tempat berlindung bagi migran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar