Sebelum bekerja di Hongkong,para calon tki harus tinggal di PJTKI.Mereka tinggal di pjtki dengan masa yang tidak sama satu dengan yang lain,tergantung keberuntungan.Namun rata2 mereka tinggal dalam kurun waktu 4-5 bulan.
Dalam masa itu,mereka belajar bahasa untuk komunikasi,dan praktek tata laksana rumah tangga.Dalam praktek bersama mereka menggunakan satu alat elektronik secara bergilir,sedang bahan praktek adalah sekadarnya,dan makanan yang di dapat selama masih di penampungan tidak sesuai unsur 4sehat.
Namun para tki harus membayar mahal untuk semua itu.Hal yang ironis,selama kurun waktu 7bulan para tki hongkong harus bekerja bakti dirumah majikan.Para tki wajib menyerahkan hk$3000 x 7 bulan = hk$21000 untuk semua biaya penempatan dimana mereka bekerja.
(jika kurs1$hk=Rp.1340,-, jumlah yang sangat luar biasa untuk biaya bekerja sebagai pembantu di hongkong.
Pernah saya membaca tentang rincian kenapa sampai dikenakan biaya segitu,sebelum berangkat jadi migran.Asuransi perlindungan sekitar 400ribu,jasa pesawat 100ribu,pelatihan 7jt,peralatan dan praktek 4,5jt,uji kompetesi 110ribu jasa perusahaan 3,7jt.Dimana total keseluruhan sekitar 15,7jt.
Dalam kenyataannya ternyata pemerintah hanya memandang BMI di Hongkong sebagai komoditas perdagangan daripada warga negara.Mungkin inilah perbudakan dalam taraf modern. Tki Hongkong bukan hanya Pahlawan Devisa bagi Negara,namun juga Pahlawan bagi keluarga untuk kehidupan yang lebih baik,dan yang pasti BUKAN mesin pencetak uang
Kamis, 14 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar