Kamis, 30 April 2009

Oh.......Tuan Majikanku.....

Tiap hari bergelut dengan pekerjaan yang monoton dan yang pasti semua pekerjaan harus dipertanggungjawabkan kepada tuan majikan.Kadang mendapat pujian,caci maki karena kesalahan,meski sudah dilakukan secara maksimal.Itulah kehidupan helper di hongkong.
Para helper disini biasa dipanggil dengan sebutan che2/mbak,auntie/bibi.Helper disini kebanyakan tidak buta teknologi,ini terbukti mayoritas memiliki alat komunikasi pribadi/hp,kamera,maupun mengenal internet.Meski menjadi helper rata2 mereka berpenampilan modis,sehingga tidak kalah dengan penampilan sang majikan.

Dalam kesehariannya, tidak lepas dari komunikasi antar sesama dalam komunitas helper.Mereka saling bercerita tentang pekerjaan,majikan,persoalan rumah tangga,dan bahkan masalah kehidupan pribadi.Dengan komunikasi yang terjalin sebagai jalinan persahabatan sehingga melahirkan beberapa perkumpulan dalam bidang religi,dan sosial.Dalam kesibukan sehari2,helper masih sempat meluangkan waktu untuk berkreasi maupun bersaing.Hal ini jarang ditemui dikalangan migran di negara lain.Kebebasan yang diberikan melahirkan hal positif maupun negatif.

Pengalaman pribadi ketika aku bekerja dengan tuan majikan yang seorang china,banyak menemui kesukaran.Beruntung teman sebelah rumah majikan adalah setanah air,seakan menemukan saudara.Pertama datang kerumah majikan di Hongkong,yang pertama terpikir rumahnya kecil dimana aku tidur???????.Meski cerewet majikan tergolong orang baik, ketika datang musim dingin langsung mereka menyediakan pakaian musim dingin,memberi waktu istirahat yang cukup,memberi kamar pribadi sehingga aku bisa nyaman beristirahat .
Menjadi helper ternyata harus pandai masak,agar disenangi majikan,dan itu membuat aku kesulitan karena belum mampu beradaptasi dengan masakan cantonese.Beruntung ada teman,sehingga dia membantu kesulitan dalam hal masak memasak.Satu lagi sikap majikan yang pelit harus membuat aku memutar otak sebagai helper,dalam setiap transaksi aku sering menawar harga agar dana yang tersedia cukup untuk kurun waktu yang ditentukan.Peristiwa ketika pertama keluar rumah dari majikan,aku lupa blok apartemen majikan,sehingga pas didepan pintu baru aku ketahui kesalahanku.

Hari2 dirumah majikan ternyata menyenangkan tidak seperti bayangan ketika masih dalam penampungan.Ketika majikan pergi bekerja,aku seakan menjadi tuan rumah yang harus menjaga seisi rumah,karena majikan hanya kembali pulang dimalam hari untuk makan malam dan istirahat.Disiang hari dikala membereskan pekerjaan rumah tangga,biasanya aku sambil bercanda dengan teman lewat telepon,ataupun mendengarkan musik.Rumah yang kecil, sehingga dalam waktu satu jam aku bisa membereskan pekerjaan yang super kilat.Beruntung apartemen dekat dengan pasar dan supermarket sehingga mudah untuk belanja kebutuhan sehari2,namun ternyata sikap malas lebih egois sehingga belanja saja terkadang menitip dengan teman.Sisa waktu luang sering aku pakai untuk istirahat,ataupun sekedar membaca berita seputar tanah air.

Pekerjaan sebagai helper yang paling repot adalah pagi hari,dan malam hari,disaat majikan dirumah.Dan akhir pekan adalah hari yang terasa panjang karena tuan majikan dirumah,sehingga helper sibuk mencari kesibukan.Sehingga akhir pekan adalah hari yang sangat melelahkan dan terasa benar susahnya menjadi helper.Terkadang majikan keluar rumah namun selalu meninggalkan mandat untuk helper.Itulah kehidupan helper.

Minggu adalah libur bagi mayoritas helper,sehingga kerinduan terhadap keluarga ditanah air bisa sedikit terobati.Mereka mengisi hari libur dengan hal2 yang begitu menyenangkan seperti jalan2 ataupun mengikuti aktivitas organisasi tertentu.Terkadang sebelum libur,helper selalu kerja bakti dulu dirumah majikan.Bahkan ketika pulang libur,rumah majikan selalu nampak bak kapal pecah,dengan terpaksa helper harus beres2 dulu sebelum istirahat.Itulah tingkah majikan yang tidak menghormati hari libur yang dinikmati helper cuma seminggu sekali.

Rabu, 29 April 2009

Jangan lemah

"Jangan lemah,lelaki tidak hanya satu",itulah sebait kalimat yang aku ucapkan ketika suara diseberang sana terdengar pilu dalam kesedihan sakit hati. Aku tidak bisa kasih pertolongan selain kata2 yang bisa membuat ia tegar.Aku juga pernah merasakan gimana rasa jatuh cinta dan sakit hati.Cinta yang terasa indah sehingga membuat terhanyut dalam kebohongan yang berujung akan sakit hati.Memang cinta tidak lepas dari feeling tapi harus pakai logika.Sebagai wanita,aku tidak boleh lemah,ketika aku patah hati bukan berarti adalah kiamat bagi diriku.Masih banyak yang harus aku pikirkan selain cinta,ketika cinta pergi aku harus tetap hidup dan terus ada tanggungjawab sebagai manusia,dan tidak ingin mati konyol demi cinta yang belum tentu menjadi milik kita.Ketika jatuh cinta,temanku selalu mengatakan kalau sanjungan yang ia terima dan segala impian yang indah tentang hari esok,sebagai pendengar setia aku cuma tersenyum,sambil berpikir kalau dunia milik berdua,dikemanakan manusia yang lain?????????

Temanku,benar2 hancur gara cinta yang dikenal lewat dunia maya/yahoo.Telah banyak waktu yang disita,materi dan sebagainya.Cinta manusia membuat insan dikuasai nafsu,dan lupa akan daratan.Cinta yang tidak harus happy ending,disitulah insan diuji.Aku berpikir,kenapa sakit hati harus menanyakan persoalannya ke paranormal,benar2 tidak masuk akal...... Bukankah hanya Tuhan yang bisa merubah segalanya??????dan Tuhan yang Maha Mengetahui
Ketika aku menjabarkan segala alasan,tidak satupun temanku bisa mengerti dan mengatakan karena aku lum pernah menemukan cinta sejati.Langsung aku tersenyum,dan menjawab"apa gunanya menangisi seorang yang bisa meninggalkan kita disaat kita butuh,ia belum tentu menjadi sesuatu yang halal bagimu tapi kamu telah memberikan hati sepenuh hati selayaknya kita mempercayai keyakinan agama.Dan percayalah Tuhan menjodohkan setiap insan,yang baik dengan yang baik.......Anggaplah ketika sakit hati,ia bukan yang terbaik.Aku cuma bisa bilang lupakan dengan pekerjaan,jangan sampai membuat pekerjaan kamu berantakan akhirnya kamu akan menyesali ketika kamu melakukan kesalahan yang lain untuk menebus kesalahan yang pertama.

Ketika berbicara cinta memang tidak ada habisnya,dan cinta adalah karunia Sang Kuasa,tapi setidaknya sebagai manusia yang tidak pernah luput dari dosa selalu memakai agama sebagai pedoman hidup.

Senin, 27 April 2009

Lebih baik Mirip Manusia daripada Binatang

"Cen houji lei...."(mirip sekali dengan kamu.....).Itulah yang diceritakan temanku ketika mengajak anjing yang dirawatnya jalan2.Langsung saja aku tersenyum sambil menimpali,"memang mirip kok coba perhatikan mukanya,heeeeeeeeee."Apa muka aku mirip dengan anjing?"temanku langsung tertawa sambil menjitakku.Itulah sekelumit canda disela melakukan pekerjaan rutin.

Memang ketika aku merawat anak2 asuh ternyata secara tidak langsung ada sekilas kemiripan dengan muka yang aku miliki.Hal ini terbukti ketika aku membawa mereka jalan,"mbak nikah ma orang hongkong ya? atau "Itu anak2 kamu ya?".Aku langsung tersenyum,sambil berkata"maaf, aku juga seperti kalian sebagai helper.Hal ini tidak terjadi dengan aku saja,namun mayoritas helper yang merawat anak pasti mukanya mirip dengan anak asuhnya.Meski tidak seluruhnya sama,namun sekilas kita memperhatikan pasti ada kesamaan di kedua raut mukanya.Begitu juga dengan ketika merawat binatang,pasti ada kesamaan pula.Sehingga melahirkan canda "Lebih baik mirip manusia daripada mirip binatang".

Merawat anak dan binatang mempunyai sisi positif dan negatif.Namun secara pribadi aku lebih menyukai merawat anak meski harus belajar tentang psikologi anak,bekerja tidak mengenal waktu dengan menjiwai menjadi ibu,yang ternyata cukup melelahkan.Merawat anak membutuhkan kesabaran,dan terkadang waktu istirahat tidak cukup.Namun disatu sisi aku bisa menjaga kebersihan dari najis,itulah yang paling aku sukai merawat anak.
Namun sebaliknya,ada teman yang mengungkapkan merawat binatang lebih ringan,karena waktu istirahat cukup,dan seekor binatang tidak mungkin melapor tentang kelakuan helper kepada majikan.Namun,setiap perbuatan pasti ada resiko yang harus ditanggung entah itu baik maupun buruk.

Minggu, 26 April 2009

Ibuku,Kartiniku

Ketika menikmati lantunan lagu"BUNDA" karya Melly Goeslow,mengingatkan ketulusan kasih sayang seorang ibu.Betapa luasnya lautan kasih sayang ibu.
Alhamdulillah,masih aku rasakan kasih sayang seorang ibu sampai saat ini.Rasa syukur karena dilahirkan dari rahim perempuan yang luar biasa.Ibu membesarkan dengan penuh kasih sayang.
Ibu adalah wanita sederhana yang lahir dari keluarga biasa,yang hanya mampu mengenyam pendidikan SR.Ia terpaksa harus menuruti keinginan orangtua,perjodohan yang akhirnya ibu harus menikah dibawah 17tahun.Perkawinan tanpa dasar cinta,tanpa tahu tentang siapa calon suami.Sungguh tidak bisa aku bayangkan.Namun,ibu mampu mendampingi suaminya sampai ajal memisahkan.Ibu selalu mengingatkan,pernikahan adalah sakral dan tidak ada yang bisa memisahkan selain maut,dan semua resiko harus dihadapi.Semua memang telah dibuktikan oleh kehidupan ibu.Ketika maut memisahkan,dengan status janda ibu memulai kehidupan baru yang sulit,seorang diri membesarkan buah hatinya,dan ia harus memikirkan kehidupan adik2nya .
Meski sudah mempunyai tanggungjawab sendiri,Ibu tetap masih ingat bakti terhadap orangtua dengan mengarahkan adik2nya.Karena hal tersebut,Ibu mengeksplorasi segala kemampuan yang dimiliki untuk menghasilkan rupiah.Ibu seorang wanita super bisa,ia bisa menjahit, merias pengantin,berdagang.Semangat Ibu dalam melakukan perubahan kehidupan bagi orang lain sangat besar.Dan hal ini terbukti adiknya ada yang lulus SMEA,dan ada yang membuka butik.

Dalam kehidupannya Ibu bertemu dengan Bapak yang akhirnya mengantarkan mereka dalam pernikahan.Meski tidak disetujui oleh orangtua,Ibu tetap saja melakukan pernikahan. Janji yang telah diucapkan wajib dijalankan,meski berbagai kendala selalu ada.Ibu tidak pernah meninggalkan Bapak,semua persoalan dihadapi bersama.Disitu Ibu mengajarkan arti kebersamaan,kesetiaan serta kasih sayang dalam kehidupan rumah tangga.Ibu mampu menjadi ibu bagi anak2nya meski tidak lahir dari rahimnya.Ibu tidak pernah membeda2kan kasih sayang bagi anak kandung ataupun tiri,semua sama dalam pengajarannya.

Kehidupan Ibu dari 0,dan tidak pernah merasakan indahnya masa anak2 maupun remaja.
Sehingga Ibu dan Bapak mewajibkan semua anak2nya menamatkan pendidikan SMU,meski ada kakak yang sampai mengenyam perguruan tinggi di Bogor.Ibu menjadi sumber inspirasi bagi kehidupan anak2nya.Ibu tidak ingin anak2nya mengalami nasib sepertinya,sehingga Ibu selalu mengingatkan tentang keimanan agar anak2nya mempunyai kebebasan bergaul yang bertanggungjawab.Ibu selalu mengingatkan tentang karma,dan selalu mengingatkan tanggungjawab setelah mati.Itulah yang membuat aku bangga mempunyai Ibu,meski aku dibesarkan dalam materi yang kekurangan.Ibu mengajari dengan kasih sayang yang bisa membuatku bahagia,sehingga aku bisa mencari materi sendiri diwaktunya.

Aku ingat diwaktu duduk dibangku SD,dikala maut memisahkan Bapak dengan Ibu.Ibu begitu tegar dan mengajak anak2nya tegar menerima takdir Tuhan.Ibu seorang diri membesarkan lebih dari 1 anak.Bukan perkara mudah,dikala kondisi ekonomi yang semrawut.Meski tertatih2 Ibu bisa mewujudkan mimpinya.Ibu bisa mengantarkan pendidikan anak2nya.
Pengorbanan yang pahit akhirnya berbuah manis ketika dijalani dengan sabar dan ikhlas.
21 April yang bertepatan dengan hari Kartini,kuingat kembali Kartiniku yang jauh di tanah air.
Ibuku yang selalu kurindu,Engkaulah Kartiniku............

Jumat, 24 April 2009

Are you Philipina or Indonesian???????

Are you philipina or Indonesian???perkataan tersebut sering dilontarkan ketika aku menjalankan kewajiban sebagai domestic helper istilah untuk pembantu rumah tangga.Aku bukan orang philipina tapi kebanyakan komunitas philipina mengira aku adalah bagian dari ras mereka.
Ketika aku bilang Indonesia dengan refleks berubah pikiran jadi negatif thinking,dengan spontan aku pasti mengatakan tidak semua BMI seperti yang mereka katakan sambil tidak mengurangi kesopanan aku meninggalkan mereka.
Selama 5tahun menginjakkan kaki di Hongkong,melihat fenomena kehidupan BMI sangat tragis meski ada segi positif dan negatifnya.

Memang tidak bisa dipungkiri BMI adalah pahlawan devisa negara,yang bisa menyokong kehidupan keluarga di tanah air,serta mampu menampung beban kehidupan bagi kerabat keluarga yang tidak produktif lagi,dalam arti menghasilkan income.Dengan adanya devisa dari BMI memperlancar roda perekonomian di tanah air.Itulah segelintir nilai positif.

Kehidupan di Hongkong tidak jauh beda dengan kehidupan segelintir komunitas dimanapun berada.Dan yang menjadikan besar karena masalah kehidupan BMI Hk selalu diekspos sehingga setiap masalah terjadi langsung berdampak pada semua komunitas BMI di HK.
Masalah lesbian adalah hal tidak asing di Hk,di sudut victory banyak ditemui BMI yang berpasangan bak suami istri.Dan kadang mereka meresmikan hubungan mereka dalam ikatan pernikahan bak pernikahan adam dengan hawa.Dan hal tersebut dimanfaatkan sebagai peluang bisnis untuk mendulang dolar oleh pihak tertentu.Hal yang tidak terbayangkan untuk keluarga yang ditinggalkan ditanah air.Banyak alasan kenapa mereka memilih kehidupan lesbian atau perilaku seks yang menyimpang,karena faktor hormon,patah hati,pengaruh teman,itulah sebagian alasan yang dominan.

Disalah sudut wanchai banyak ditemui BMI yang seakan2 sudah menjadikan freeseks sebagai budaya timur,banyak mereka menjalin hubungan spesial dengan indian,pakistan ataupun negro bahkan western.Ketika salah seorang sudah menikah dengan western/bule mereka seolah mereka tidak mengenal BMI yang lain dan menganggap ia sudah menjadi nyonya.Padahal kadang western menjadikannya sebagai pembantu yang membedakan cuma statusnya berubah, tidak menyandang jabatan Helper.Teman aku yang bersuami seorang Irish malah semakin jauh dari kerabat ditanah air dan ia tetap melaksanakan tugas lebih dari helper,dan kadang malah income yang dikasih suami hanya cukup untuk satu bulan.Tetapi keluarga di tanah air mengira hidup lebih dan bahagia.

Diskotik dan narkoba adalah hal yang juga dialami oleh BMI,semua aku ketahui dari cerita sahabat dekat,yang mengatakan gaji tiap bulan tidak cukup untuk mengkonsumsi narkoba dan dengan terpaksa ia menjadi pengedar secara sembnyi untuk mencukupi kebutuhannya. BMI hanya manusia biasa,ketika mereka jauh dari keluarga dan rendahnya tingkat keimanan membuat mereka mencari pelampiasan ketika dihadang masalah yang membuatnya tertekan, dan tidak ada seorangpun yang peduli.Apalagi Hk adalah negara bebas sehingga seorang yang tidak mempunyai pendirian bak ayam yang dilepas dari kandangnya ketika hidup bebas.

Memang tidak dipungkiri dimanapun persoalan pelacuran ataupun clubbing selalu ada,tidak terkecuali di Hk.Ada BMI yang bertujuan mencari tambahan penghasilan meskipun tidak halal, ada juga yang melakukan dengan terpaksa karena menemui jalan buntu ketika masalah finansial menghadang.Itulah ujian Tuhan agar kita berusaha dan berfikir.

Adakah cinta di yahoo mesenger itulah hal membuat buruk BMI hk.Sebagai kaum hawa BMI juga butuh cinta,tidak ada jalan lain kecuali lewat yahoo,karena rata2 BMI adalah kaum hawa..
Untuk menghilangkan kesepian,mencari hiburan banyak dari mereka menjalin hubungan dengan TKI di malaysia,korea,japan maupun taiwan.Lewat yahoo mereka bertemu.Yahoo semakin heboh di hari libur dan seakan bursa efek jakarta pindah ke Hk,BMI berdandan bak mau tamasya meski hanya duduk depan komputer.
Kenalan pertama di yahoo terus bersambung lewat udara.Dan satu hal bahwa kebanyakan gaji BMI habis di pulsa,karena mereka tidak bisa menahan rasa rindu terhadap pujaan hati.
Gaji ludes untuk bayar pulsa membuat mereka nekat berbuat apa saja,meski terkadang mereka harus patah hati.,meski pengorbanan telah banyak dari segi materi tetapi mereka menuai sakit hati.Kekecewaan cinta ternyata membuat orang berbuat buruk,ketika sedang mabuk cinta mereka melakukan apa saja tanpa berpikir sisi negatif di kemudian hari.Dan hal ini banyak dituai oleh BMI Hk.Meski tidak bisa menyalahkan sepihak,kalau tidak diminta pujaan hati pasti BMI tidak melakukannya.Dan lebih buruk lagi banyak BMI Hk jadi korban video porno yang bisa diakses di internet.Orang memposting pasti lebih buruk lagi dari segi akhlaknya,karena sebagai umat beragama tidak sepantasnya menjelek2kan sesama ummat, apalagi menjatuhkan harga seorang wanita,apakah mereka tidak merasa dilahirkan dari rahim kaum Hawa?????
Sebagai BMI Hk aku tidak ingin orang selalu berpikiran negatif,meski aku bukan mereka.

Sebagai BMI aku bangga bekerja di Hk karena aku tidak dianggap helper oleh majikan,dan aku adalah bagian keluarga mereka.Mereka tidak menyamakan aku dengan BMI lain, aku dibebaskan beribadah dan menikmati kecanggihan elekronik sehingga aku bebas berkreasi dikala senggang.Tapi komunitas BMI Hk lebih pandai daripada komunitas BMI di negara lain, disini mereka bebas berorganisasi maupun menghasilkan karya2 tulis yang bisa diterima segala kalangan.Yahoo adalah bukti bahwa BMI bisa mengakses internet meski mereka tidak punya dasar ilmu komputer.

Kamis, 23 April 2009

Nila setitik Rusak Susu sebelangga

Betapa terkejutnya aku membaca sebuah harian berita Hongkong,serta harian BMI yang terbit di Hongkong.Suatu berita yang mengejutkan,serta suatu kebodohan yang tidak pernah masuk nalar yang dilakukan oleh BMI di Hk.Sebagai warga Indonesia,aku merasa malu dan tercoreng,betapa rendahnya akhlak saudara sebangsaku.Kesalahan yang dilakukan sepihak berakibat fatal,sungguh sebuah aib yang memalukan,tapi semua telah terjadi dan tidak ada yang bisa merubah.

Memang menjadi BMI bukan perkara mudah,sulit beradaptasi dengan majikan,kemampuan bahasa yang jadi kendala komunikasi,serta kita dituntut untuk bekerja keras,dan wajib dilaksanakan oleh BMI.Mungkin yang tidak mengetahui gimana jadi seorang BMI hanya akan memandang dari sisi positifnya,mendapat gaji sekian digit,serta diajak jalan2,itu merupakan faktor keberuntungan saja,namun meski jalan2 gratis BMI masih dalam rangka bekerja,itu yang aku rasakan.Kembali ke pokok cerita,betapa bodohnya tindakan BMI yang mencampur pemutih dengan susu bayi hingga bayi tersebut dalam perawatan intensif dokter.BMI yang rata2 adalah kaum hawa,tidakkah ia punya nurani?????????Betapa tindakan yang tidak berperikemanusiaan, meski majikan yang cerewet dan menuntut ia bekerja keras tidak seharusnya ia balas dendam terhadap bayi yang belum tahu apa arti dosa.Berita tersebut bikin geger semua majikan di Hongkong dan menganggap negatif BMI.

Belum tuntas,muncul berita BMI yang menggigit tangan majikan,yang kebetulan ia artis ataupun publik figur.BMI tersebut bak orang sakit jiwa ketika ingin mencoba bunuh diri gara2 patah hati.
Ketika majikan mengingatkan malah menyerang majikan,sungguh hal memalukan,tidakkah ada sedikit rasa sopan santun sebagai bangsa timur.Benar2 sudah rendah keimanan yang dimiliki hingga membuat orang lain terancam.Aku tidak bisa terus mengecam,karena hanya Allah yang Maha Tahu,aku hanya menilai dari luar dan tidak berhak menghakimi.

Dan hal yang dilakukan BMI yang tidak masuk akal lagi adalah masak sup dengan darah menstruasi,ajaran mana yang menyuruh seorang BMI melakukan hal tersebut. Sebagai seorang muslim Islam mengajarkan kebersihan adalah bagian iman.Kalaupun majikan jahat tidakkah ia bisa bersabar,jika sabar itu ada batasnya kenapa ia tidak meninggalkan pekerjaan sebagai BMI.
Jika sabar tidak ada batasnya maka seorang BMI harus menjalani dengan ikhlas tanpa mengeluh karena pengorbanan yang pahit akan berbuah manis jika dilakukan dengan sabar dan ikhlas.
Hanya Allah tempat kita memohon,mengadu dalam segala hal,dan tidak seharusnya kita mempercayai tindakan syirik yang sulit diterima secara logika,yang hanya bisa membuat kita dalam kemunduran.

Kini pemerintah Hk memberi peringatan jika hal tersebut terjadi lagi dan dilakukan oleh BMI di Hk,maka akan melarang warga Indonesia bekerja di Hk dan memulangkan semua BMI di Hk.
Memang hal2 tersebut banyak dilakukan oleh BMI yang memegang tradisional kuat, rendahnya pendidikan sulit untuk beradaptasi,hal yang menjadi masalah bersama.
Itulah ceritaku seputar kehidupan BMI di Hk,

DenganMu Aku Tenang

Tidak ada yang mengingat tentang aku,beberapa teman maya membuatku tersenyum, tidak dengan realita, tapi aku merasa bahagia karena Allah selalu menyanyangi.Ketika aku tersiksa kesunyian,rindu negeri asalku,seperti jiwaku ketika di perantauan di negeri asing,aku hanya bisa mendekatkan hati dengan Allah,agar roh aku selalu hidup dan tidak mati,aku tidak ingin menyiksa hati dan jiwa,agar senantiasa hidup dalam ketenangan.Cobaan adalah bukti bahwa Allah menyanyangi sehingga membuat aku selalu ingat denganNya.Aku hanya manusia biasa,yang hanya bisa berusaha dan tidak pernah luput dari dosa.Hari2 selalu aku penuhi doa dan harapan,aku percaya Allah akan selalu menjawab doa yang aku panjatkan.Ketika doaku cepat terkabulkan ,maka Allah menyanyangi aku,ketika lambat pasti Allah menguji kesabaran aku,dan ketika doaku tidak terkabulkan pasti ada hal yang lebih baik.
Ketika aku mengingat masa2 kemarin ternyata penderitaan itu sebuah nikmat, kadang pengorbanan yang pahit akan berbuah manis ketika semua dijalani dengan ikhlas dan sabar.
Diusia ke-28 ini aku berdoa,:
Ya Allah perbaikilah untukku agamaku yang merupakan penjaga urusanku,
Ya Allah perbaikilah duniaku yang merupakan tempat penghidupanku,
Ya Allah perbaikilah akhiratku yang merupakan tempat kembaliku,
Ya Allah jadikan kehidupan ini tambahan untukku dalam setiap kebaikan,
Ya Allah jadikan kematian sebagai tempat istirahat untukku dari setiap kejelekan,dan murkaMu
Amin Ya Roball Alamin

Selasa, 21 April 2009

Barzah

Kumerintih....
Aku menangis,
Kumeratap........
Aku mengharap.....

Perjalanan hidup,
adalah pengembaraan,
Dikandungan Ibu,
sebelum ke dunia fana..

Menanti di barzah,
menuju ke masyar,
penghitungan amal,
penentu surga neraka...

Tanah basah,
semerah mawar,
tujuh langkah,
seusai talqin..

Tenang damai,
tugu batu nisan,
tak seorang tahu,
penantiaan yang meresahkan..

Bangkit dari kematiaan,
tangis orang yang ditinggal,
roh kembali,
meninggalkan raga..

Berbalut kain putih,
terbujur kaku,
jasad dalam keranda kayu..

Ajal datang,
Tidak ada yang tahu,
Tidak dapat dihindari,
Tidak terkecuali..

Nafas terhenti,
tidak tergambar sakitnya mati,
itulah kematian,
menuju barzah..

Minggu, 19 April 2009

Helper NOT Allowed,Dog Allowed

Akhir pekan begitu menyenangkan,Tuhan telah menjawab doa aku meski lambat.Akhirnya majikanku mengembalikan anjing adopsi yang telah dipelihara hampir 2bulan.Meski aku tidak mengeluh,tapi aku selalu ketakutan dan tertekan,hingga aku tidak nyaman bekerja,ternyata olahraga jantung itu berat juga.Setiap kali anjing mengonggong,aku selalu naik ke atas sofa ataupun meja,aku benar-benar tidak peduli,begitulah phobia aku terhadap anjing.Dan yang pasti aku selalu berteriak"help me please!",aku bener2 menjadi helper yang merepotkan,tapi aku juga tidak bisa berbuat banyak,aku biarkan majikan mengurus sendiri piaraannya,kasihan banget ia,tapi ia bener2 mengerti perasaan aku jadi tidak memaksa karena takut aku mati berdiri.
Itulah yang membuat aku bisa mengerti tentang arti toleransi dan penghargaan,mereka adalah keluarga kedua yang bisa menerima,dan aku tidak menilai dari segi materi,meski terkadang aku selalu menemui sisi negatifnya,tapi begitulah hidup bersama harus saling mengerti dan sabar agar bisa bertahan dalam perbedaan.

Akhir pekan selalu aku habiskan dengan 2 anak asuh,dengan eks suami majikan,aku merasa jadi ibu meski aku tidak melahirkan,bekerja 24 jam,mengawasi anak2 dari pagi hingga malam.
Mereka selalu berkeliling Hongkong,disini aku bekerja dan berolahraga sekalian jalan2 gratis.
Mungkin aku telah terbiasa dengan rutinitas yang sudah hafal diluar kepala jadi semua terasa ringan.Akhir pekan mereka selalu makan siang diluar,selebihnya jalan lagi.Kebetulan kemarin sehabis makan siang,singgah disebuah klub di Kowloon city,disana aku yang berprofesi helper tidak diperbolehkan masuk karena sudah peraturan klub tersebut.Aku hanya duduk dilobby,sambil membaca koran biar tidak jenuh,tapi ternyata 2 anak asuh tidak mau ikut orangtua malah mau menemani di lobby.Sebagai helper,aku merasa bangga karena anak asuhku ternyata menyanyangi dan mengerti tentang kebersamaan.Dengan segala bujuk rayu akhirnya aku memaksa mereka menemani orangtua mereka,dan aku tetap menunggu mereka dilobby.
Namun sesekali mereka keluar untuk mengasih makanan yang mereka makan untuk dibagi denganku.Aku bener2 menghargai tindakan anak asuhku sebagai appreciate mereka.
Meski sudah abad 21,masih saja ada diskriminasi di negara maju untuk komunitas minoritas.
Dan hal tersebut membuat aku berpikir ternyata dog lebih berharga daripada nilai helper.

Jumat, 17 April 2009

Kenangan 16 tahun tentang Bapak

Tepatnya 21 April 1993,bertepatan dengan hari Kartini,Bapak pergi menuju rumah keabadiaan. Setelah sakit beberapa minggu.Hanya doa yang bisa aku beri meski tidak bisa ziarah langsung,aku hanya ziarah tiap tahun ketika aku pulang kampung.

Bapak menurut aku sosok yang ideal,baik Bapak atau ibu tidak pernah membedakan anak kandung ataupun bukan,dan tidak membedakan anak dengan menantu.Sikap Bapak dan Ibu sangat baik dengan ipar aku,mereka menyanyangi seperti anak sendiri.
Aku terkenang masa kecil dimana Bapak memberi bekal hidup tentang kemandirian,arti kejujuran.
Dikala aku sakit-sakitan,Bapak selalu berusaha agar aku lekas sehat,tidak ternilai materi dikorbankan demi keselamatan putrinya.Ibu dan Bapak silih berganti menjaga di rumah pesakitan.
Bapak selalu memberi semangat agar aku cepat sehat,dengan memenuhi semua keinginanku jika aku sembuh.Bapak memang seorang yang perhatian,dan selalu membela ketika anak2nya dimarahi Ibu.Ketika aku duduk di kelas 1 sd,aku ingat pertama dan terakhir aku merayakan ulang tahun,Bapak mengajari makna serta arti tentang bertambahnya usia.
Kecil yang nakal,dan cengeng membuat Ibu selalu naik pitam.Ternyata Bapak tidak kehabisan akal mengajari agar bisa menjadi anak yang pengertian, ketika aku bolos sekolah dan ikut bapak kerja,Bapak menitipkan aku diperpustakaan umum.Dikala libur sekolah Bapak mengajak aku melihat anak2 jalanan,agar aku menjadi orang yang peduli jika nanti aku dewasa.Dan yang selalu aku ingat Bapak telah menunjukkan tentang lokalisasi PSK,meski terlalu dini ternyata aku merasa hal tersebut bermanfaat.Dimalam hari Bapak selalu ambil bagian membantu Ibu,mendongeng adalah tugas Bapak sebelum tidur.Kenangan dengan Bapak tidak pernah habis kuceritakan,dan terlalu indah untuk dikenang.

Ketika 3hari sebelum ulangtahun aku yang ke-12,Bapak telah pamit...........
Aku ingat dipenghujung malam sebelum shubuh, Ibu mengajak ke-3 putrinya berkumpul dan memberi ucapan selamat datang bagi sang Pencabut Kehidupan,memberi ucapan doa untuk kehidupan Bapak selanjutnya...Ketika suara adzan shubuh berkumandang,Bapak telah meninggalkan selama2nya,dengan untaian senyuman dimukanya.

Meski Ibu menjadi single parent,dan anak2nya telah kehilangan sosok Bapak,ternyata Ibu mampu mengambil alih nahkoda rumahtangga,dan bisa mengantarkan kehidupan anak2nya, meski tidak sedikit badai harus dilalui dalam rentang waktu yang tidak singkat.

Kamis, 16 April 2009

CINTA ADAM DAN HAWA

Cinta Adam dan Hawa
Terbit di Surga,terang dijiwa
Menggerakkan nurani
Mencari kasih suci
sehingga kita.......
Yang tertinggal
saling damba
Senantiasa rasa sunyi bersendirian
Mana dia
Kekasih hati
Pujaanku yang sejati
Dengarlah bisikan asmaraku
Cinta Adam dan Hawa
satu bersama
satu terpisah
buat diriku bertanya
satu harapan satu sandaran
buat diriku rindukan dia
kau yang aku puja
kau yang aku cinta
Oh kasihku...di firdaus
Cinta Adam dan Hawa
menjadi saksi impian murni

Senin, 13 April 2009

Kekasih yang Mendampingiku

Duhai kekasih..............

Bila Allah mengijinkan kita bertemu suatu saat..............
Bila Allah menghalalkan hubungan kita............

Bila saat hidup bersama terlihat sisi negatif,semoga Allah memberi kemampuan melihat sisi positifku.Kekasihku bersabarlah jika kelak tidak menyukai kekuranganku,ingatlah pesan Rasul untuk tidak saling membenci.

Kekasihku,tahukah engkau tidak ada manusia yang sempurna???????Hanya Allah yang Maha Sempurna.Kekasihku janganlah mencari kesalahanku,ketika aku telah taat kepadamu.

Saat diriku rela pergi bersamamu,kutinggalkan orangtua dan saudaraku.Kekasihku,engkau yang mengisi kekosongan hatiku.Naungilah diriku dengan kasih sayang,dan senyumanmu.Ketakwaan dan akhlak yang terlihat sehingga membuatku terpesona.

Kekasihku..........
Anugerah apa yang akan engkau terima di akhirat kelak??????
Balasan untuk suami yang berlaku baik terhadap istri mereka????????
Dalam doaku,engkaulah salah satu yang menempati singgasana dari cahaya, dan aku adalah permaisuri di istanamu.

Kekasihku..........
Ajariku dengan ilmu yang engkau miliki.
Bila engkau tidak ada waktu biarkan aku menuntut ilmu,tak melupakan tanggungjawab...........
Sehingga menjadi sekolah bagi putra-putrimu...
Semoga engkau mendampingku dan bertakwa kepada Allah.


Ya Allah,
Engkau mengetahui ikatan hati ini..........
Engkau menentukan hatiku
jatuh pada lelaki ini,
jadikan cintaku sebagai kekuatan
mencintai_Mu.
Ya Allah,jagalah cintaku
agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
hingga terperosok dalam jurang yang semu,
jagalah hatiku
agar tidak berpaling pada hati-Mu.
Ya Allah ingatkanlah diriku,
agar cintaku tidak mengalahkan cintaku kepada-Mu.

Ya Allah,
Engkau mengetahui hati ini,
telah bersatu dalam ajaran-Mu
Kokohkanlah ikatannya,
limpahkan keimanan kepada-Mu,
keindahan tawakal dijalan-Mu.

Amin.

Kamis, 09 April 2009

Kesabaran dalam hidup

Meski aku bukan termasuk orang yang sabar tapi setidaknya selalu belajar untuk sabar.Dengan sabar aku menahan segala gejolak emosi di hati.Tertawa dan tersenyum dalam hari-hari yang kulewati meski banyak persoalan hidup yang datang silih berganti.Aku juga bukan orang mudah menyerah,dan semua persoalan yang ada kuyakin pasti ada jalan keluar.Itulah hidup yang tak pernah lepas dari masalah seperti halnya rantai kehidupan.

Suatu hari teman aku berkata"kehidupan kamu seakan damai,tidak seperti aku..........?"
Memang kehidupan aku begitu monoton,dan membosankan.Hari-hari dengan rutinitas yang sama sampai aku hafal diluar kepala.Aku tidak mengenal hari libur dan gejolak dunia luar.Hari-hari aku tenggelamkan dengan pekerjaan,dan ketika semua beres aku mulai berjelajah didunia maya.Dunia maya adalah hiburanku,karena disitu aku berteman dan menemukan cinta,dan tidak ada teman-teman yang menyalahgunakan kepercayaan sehingga sampai merugikan kehidupanku pribadi.Hari libur aku tetap bekerja,meski sebenarnya dalam pekerjaan aku tidak mendapatkan apa-apa.Aku tidak perlu menjadi kaya dalam hal materi sebagai ukuran kesuksesan aku bekerja.Awal bekerja aku niatkan sebagai bakti anak kepada ibu"rabbighfir li wa liwalidayya"

Sebenarnya aku juga ingin seperti yang lain.Tapi aku selalu ingat tujuan awal aku adalah bekerja.Dan aku tidak ingin berlama-lama tinggal dinegeri orang.Setiap kali ingin memiliki sesuatu selalu terbentur dengan kebutuhan yang tak terduga.Dan sungkan yang telah mendarah daging,sehingga sulit rasanya berkata tidak.Meski akhirnya,selalu menyusahkan diri sendiri. Hanya keyakinan Tuhan selalu memberi jalan selama kita berniat baik,sehingga semua persoalan aku hadapi secara santai tapi serius.

Pendapatan seseorang yang sebanding dengan kebutuhan ekonomi ternyata berlaku dalam kehidupan aku.Rencana 2 tahun kerja menjadikan aku 5 tahun menginjakkan kaki di sini.Semua telah keluar dari rencana.Tapi aku tidak pernah menyesal ataupun bersedih,selama kehidupan aku masih bisa bermanfaat dan bisa membuat orang-orang disekeliling aku tersenyum bahagia.
Meski aku tidak selalu bersama mereka dalam kehidupan ini,namun sepenuh hati telah aku berikan yang terbaik untuk mereka,aku bahagia ketika amanah terberat dalam hidup telah aku penuhi 16 tahun silam.

Memang kehidupan aku kelihatan mudah dan menyenangkan,namun tidak demikian dengan aku pribadi yang menjalani.Pahit manis hidup dimulai sejak kepergiaan sosok ayah selama-lamanya. Dengan didikan seorang ibu single parent,aku diajari untuk tidak cengeng dalam hidup, belajar tentang kehidupan rumah tangga meski belum waktunya.Diusia 17 an aku mulai bekerja sehari setelah aku mendapat sertifikat aku lulus.Aku tidak malu,dan kuputuskan untuk tidak mengenyam perguruan tinggi,meski dalam hati ingin merasakan gimana rasanya menjadi seorang mahasiswa???????Semua adalah mimpi masa lalu aku.

Dalam kesendirian aku bahagia ketika melihat kebahagiaan seorang adek yang telah menemukan pelabuhan cintanya,dan Tuhan telah menghadiahkan seorang anak laki-laki yang lucu.Meski aku dari keluarga jawa yang fanatik bukan berarti aku harus mengikuti adat jawa 100%.Aku bukan orang yang percaya jodoh aku akan susah jika didahului oleh adek.Percaya sudah ada yang mengatur,Tuhan diatas sana Maha Tahu.Sebagai seorang kakak aku dengan bahagia mempersilahkan dan membantu menyegerakan,tidak dengan menghalangi.

Namun pertanyaan yang senada selalu aku dengar"Giliran kamu kapan??????? atau "cepetan ntar didahului keponakan lain????????.Sampai aku bercermin,sudahkah muka aku seperti nenek-nenek???Mungkin mereka berpikir aku tidak normal,tapi jujur aku adalah wanita normal yang membutuhkan figur pemimpin dalam pendamping hidup.Namun,disini mayoritas adalah kaum hawa tidak mungkin aku menyukai sejenis.Dan dengan mudah aku menjawab sambil lalu" nanti ketika aku pulang akan kucari sang pangeranku."

Bulan ini aku genap 28 tahun, siap maupun tidak aku harus pulang tahun depan.Jika Tuhan mempersilahkan,aku ingin menyucikan diri dari semua noda kehidupan,dengan bertamu dirumah Tuhan.Itulah keinginan yang menjadi mimpi aku tahun depan.Pekerjaan yang mudah selalu mengajak aku kompromi dengan phobia terhadap mahkluk yang namanya "anjing".Meski hati ini menangis namun aku harus sabar dengan keadaan ini,dan aku tetap melakukan ibadah meski aku tidak sebersih ataupun suci dari najis,namun semua aku niatkan ibadah.Dan kini hari-hari aku lalui dengan kesabaran menjalankan pekerjaan.Berharap esok secerah surya di pagi hari.

Meski pertanyaan-pertanyaan dari sahabat yang selalu memberi gambaran abu-abu tentang kehidupan aku di tanah air.Tapi dengan keyakinan pertolongan Tuhan aku harus mulai dari 0.
Aku tidak memimpikan kehidupan yang indah,setidaknya aku bisa melalui hari-hari tanpa harus keluar dari garis Tuhan.

Selasa, 07 April 2009

Dilema Sang Pahlawan Devisa part 04

................DiLondon,Ayu mendapat pengalaman baru.Disana ia mendapat pekerjaan part time disebuah pub dekat tempat tinggalnya.Memang hal tersebut merupakan pekerjaan ilegal.Itulah kehidupan yang terkadang teori tidak selalu sesuai dengan kenyataan.Meski bekerja hanya beberapa jam,Ayu bisa mendapatkan euro lebih dari cukup.Kehidupan pub bukan dunia Ayu,sehingga Ayu tidak bertahan lama.Di pub tersebut Ayu mendapatkan teman baru.Mark lelaki kebangsaan Jerman.Ayu dan Mark akhirnya menjalin persahabatan.Mark menaruh harapan lebih dari sekedar teman,namun tidak demikian dengan Ayu.Mark dijadikan tempat pelarian Ayu. Akhirnya Ayu dan Mark menjalani hubungan persahabatan jarak jauh.Sesekali mereka berkirim email,maupun berkomunikasi lewat telepon.Hal tersebut karena Ayu harus kembali ke Hongkong,sedang Mark tetap berada di London.Meski jarak memisahkan namun mereka semakin akrab,dan saling terbuka satu sama lain.Di penghujung tahun 2006,Mark berlibur di Hongkong dengan tujuan utama bertemu sahabat sekaligus pujaan hati.Di hongkong mereka bertemu untuk kesekian kalinya.

"Nobody perfect" tidak ada yang sempurna didunia ini,begitu juga dengan Ayu.Ayu bukan malaikat ataupun manusia yang selalu luput dari noda.Pertemuan Ayu dan Mark di Hongkong,membuat mereka melakukan hubungan terlarang.Disaat bercinta yang terbayang dalam pikiran Ayu adalah Alexander.Percintaan itu terasa hampa bagi Ayu.Hati Ayu terbaca oleh Mark,dengan mengatakan Ayu adalah gadis yang manis namun menyakitkan.Ayu memang tidak pernah menginginkan hal tersebut.Ayu tidak ingin menyakiti perasaan Mark yang terlalu baik dan berharap banyak.Di hongkong pula cerita Ayu dan Mark berakhir.Mark kembali ke London tanpa pamit,dan Mark juga yang menutup semuanya.Ayu telah kehilangan jejak Mark.

Kini Ayu tetap menjadi migran di Hongkong.Hari-hari dilalui dengan berteman kesepian.Ayu selalu memimpikan menjadi wanita normal selayaknya kodrat wanita,namun keinginan tersebut seakan sulit dijangkau ketika usia hampir setengah abad.Masih adakah kesempatan bagi Ayu bertemu dengan belahan hati yang hilang?????????Dalam kesendirian dia ingin kembali ke pangkuan pertiwi,namun bayang-bayang ketakutan selalu dihadapinya.

........................................The end.....................................

Minggu, 05 April 2009

Dilema Sang Pahlawan Devisa part 03

...........Alexander adalah pemuja wanita,hal itulah yang membuat keyakinan dihati Ayu,bahwa ia adalah cinta sejatinya.Seseorang yang selalu dicari-cari dalam angan-angannya.Hubungan mereka semakin serius.Alexander memperkenalkan Ayu dengan koleganya,dan bahkan mempertemukan Ayu dengan orangtuanya di Prancis.Diluar angan-angan Ayu,orangtua Alexander sangat ramah,dan menyukai Ayu.Meski barat dan timur sangat jauh perbedaan,serasa keharmonisan sulit diselaraskan.Ternyata Ayu sangat fleksibel.Dasar agama yang kuat,ternyata tak bisa mengalahkan kekuatan cinta Ayu kepada Alexander.Atas nama cinta Ayu memberikan segalanya bahkan mahkota yang selama ini dijaga dan dirawatnya.Tidak ada penyesalan,bahkan tangis kebahagiaan yang terjadi diantara mereka.Itulah salah satu bukti kesungguhan dan keseriusan hubungan mereka.Meski hal tersebut bukan jaminan bahwa hubungan yang telah dibina akan selalu abadi.

Dengan bertambah keyakinan,mereka mulai berpikir untuk meresmikan hubungannya dalam ikatan pernikahan.Alexander,memutuskan Hongkong sebagai pelabuhan cintanya,begitu juga Ayu.Dikota tersebut Ayu bekerja jauh dari keluarga ditanah air.Di hongkong pula,Alexander bekerja menjalankan bisnisnya yang jauh dari Paris,tanah kelahirannya.Alexander memutuskan membeli apartemen kecil disebuah kawasan elit di Hongkong,sedang Ayu memutuskan desain interior apartemen.Pernikahan adalah keputusan besar,dan bagi Ayu bukan untuk merubah kehidupan agar bisa hidup makmur bergelimang materi dari pasangannya.Pernikahan mereka akan dilangsungkan dalam kurun satu bulan kedepan.

Dalam kelelahan dipenghujung malam,ayu mendapat sebuah SMS singkat dari Alexander yang sedang berada di Prancis."Everything just kidding".Meski sejuta pertanyaan terus membayangi tidur malamnya.Ayu tetap bersabar menunggu esok pagi,berharap semua akan menjadi baik. Namun,pagi itu tak seindah matahari pagi.Ayu tidak bisa menghubungi Alexander,hanya mailbox yang ada.Tidak mungkin Ayu mencari Alexander,kecuali dihari liburnya.Dalam ketidakberdayaan,Ayu menemui Alexander.Kepahitan dan kebencian yang didapat Ayu.Alexander memutuskan semuanya dengan sepihak,dan mengatakan semua adalah permainan Ayu.Ayu semakin bingung,marah dengan sikap alexander,ia mendesak kejujurannya, Alexander merasa ayu terlalu cantik,dan manis sehingga tidak bisa memilikinya.Hal yang sulit dimengerti.

Ayu benar-benar tersiksa,ia telah memberikan hatinya.Tidak mudah melupakan segalanya,begitu saja.Namun,yang tidak habis dimengerti sikap Alexander yang selalu meneror dengan sms yang mengatakan semua awal permasalahan dari Ayu.Ayu tidak merasa berbuat salah atau telah keluar dari garis,klarifikasi Alexander tidak cukup bagi Ayu.Meski usaha mempertemukan permasalahan lewat telepon telah dilakukan tapi semua berakhir dengan pertengkaran,dan salah paham yang berakibat fatal.Sekali lagi Ayu menemui Alexander,berharap semua bisa berubah,setidaknya ada setitik cahaya terang.selama ini,Ayu selalu sabar,dan mendengar,bijak dan arif namun hal tersebut menjadi bom waktu untuk dirinya sendiri.Tidak pernah dibayangkan terucap dari Alexander,mengatakan karena"Ayu just a maid" Perkataan tersebut membuat Ayu menitikkan air mata,kata yang mudah diucapkan tapi memberi luka yang tidak pernah terobati.Perkataan itu setajam sembilu,meski terluka parah,Ayu tetap mempunyai harga diri.Dengan sisa kekuatan,ia bangkit dari duduknya"Mr.Nora listen,the rest of my life I hate you..........dengan tegas Ayu mengatakan semua telah berakhir,dan Ayu tidak akan mengambil yang bukan miliknya.Setelah kejadiaan tersebut Ayu menenggelamkan diri dengan kesibukan pekerjaannya,mengisi hari libur dengan kegiatan yang positif dan berusaha mengubur hal-hal yang berhubungan dengan Alexander.

Hal sebaliknya,Alexander tetap sulit melupakan ayu.Ternyata ayu tidak seburuk prasangka orang lain.ayu tetap menjadi mutiara dalam lumpur.Ayu tidak pernah membalas atau menelepon balik meski Alexander telah ber-sms dan berusaha menghubunginya.Karena tidak tahan dengan sikap Ayu dan merasa salah,akhirnya Alexander menemui Ayu dimana biasanya Ayu menghabiskan liburnya.Ditaman itulah ia bisa bertatap muka dengan Ayu,Alexander mengajak Ayu berbicara di starbuck,tapi degan mudah Ayu berkata"there is not my place",Ayu mengatakan disana bukan tempatnya,taman adalah pilihannya sebagai domestik helper.Dalam perbincangan tersebut,Alexander mengatakan Ayu berhak datang ke apartemen tersebut dan mengambil apa saja yang ia inginkan.Dengan tegas Ayu mengatakan semua bukan miliknya, Alexander bisa memberikannya untuk kekasih barunya.Kalaupun Ayu menginginkan materi mungkin sudah dari awal hubungan,Ayu sudah memanfaatkan kesempatan mencari keuntungan Tapi semua tidak pernah terbersit dan dilakukan Ayu.Kunci yang dimiliki Ayu hanya disimpan sebagai kenangan dalam cerita hidupnya.Meski Ayu dan Alexander tetap di Hongkong mereka tidak pernah bertemu atau berkomunikasi lagi.saki hati,penyesalan yang mereka dapat.Perkawinan yang diambang pintu hancur lebur.

Meski hatinya hancur,ayu tetap berpikir jernih,dan terus bekerja.Kehancuran cinta sedikir terobati,ketika majikan Ayumengajak tinggal di london selama beberapa minggu..........
.........................TO BE CONTINUED.........................

Dilema Sang Pahlawan Devisa part 02

.................Setegar apapun hati Ayu,rasa sepi dalam kesendirian terus menginggapinya.Suatu hari Ayu didatangi seorang ibu yang menggendong anaknya.Ibu tersebut hendak meminang Ayu untuk dijadikan istri bagi suaminya.Betapa ayu terkejut,dengan maksud ataupun tujuan wanita tersebut.Didunia ini pasti tidak ada seorang wanita yang rela dimadu,sekecil apapun pasti ada rasa benci dan sakit hati.Wanita tersebut ingin menepati janjinya kepada suami tercinta.Sebut saja Halim nama suami wanita tersebut.Halim menikah bukan dasar cinta,tapi karena perjodohan,kehendak sang orangtua.Sebelum menikah Halim telah meminta sebuah janji dari sang istri"jika suatu saat nanti,Halim bertemu dengan seorng wanita yang cocok dihatinya,dan bisa menarik perhatian Halim,sang istri harus tulus ikhlas melamarkannya.Dan ternyata wanita tersebut menyetujui perjanjian itu.Setelah dua tahun menjalani pernikahannya,akhirnya Halim meminta janji kepada istrinya.Dan ia mengatakan siapa gadis yang diinginkannya.Dan pilihannya jatuh ke Ayu.Ayu memang mulia dan bisa merasakan bagaimana perasaan wanita tersebut.Dan dengan tegas ia menolak secara halus keinginan wanita tersebut.

Seiring berjalannya waktu,dan terkadang hidup tidak sesuai dengan rencana,begitu juga dengan kehidupan Ayu.Ketika usia mendekati 30an Ayu memutuskan memulai usaha sendiri,dengan bantuan sahabatnya.ayu mulai merintis usaha dari 0.Dengan keuletan,usaha yang dirintis semakin berkembang.Dan akhirnya Ayu bisa menunaikan panggilan Ilahi,ke tanah suci.Itu merupakan hadiah terbesar dalam hidup Ayu.Hal yang tidak pernah ada dalam pikiran Ayu terjadi.Disuatu malam si jago merah melalap habis usaha Ayu.Ayu memang tidak sendiri,karena musibah tersebut juga dialami oleh rekan-rekannya.Musibah menjadikan pukulan terberat,disaat Ayu harus mengganti semua kerugiaan akibat kebakaran,sahabatnya siap membantu asalkan Ayu bersedia dinikahi meski dia telah berumahtangga.Prinsip Ayu yang tidak akan merusak dan mengambil milik orang lain,sangatlah kuat.Semua aset-aset yang masih tersisa dijual untuk membayar hutang-hutang yang ada.Semua yang ada hilang dalam sekejap. Disaat Ayu tidak mempunyai usaha,adik-adiknya sangat membutuh dana sedang orangtua tidak mampu memenuhi.Dengan terpaksa Ayu menjadikan dirinya migran di negeri Jackie Chan.Ayu mempertaruhkan hidupnya untuk merubah keadaan.

Suka duka menjadi Migran.

Menjadi tenaga kerja wanita diluar negeri sebagai pembantu rumah tangga tidak pernah terbayangkan ataupun terpikir sebelumnya oleh Ayu.Berbagai kesulitan dihadapi Ayu.Sepenuh hati,Ayu selalu beradaptasi dengan keadaan baru.Meski sakit hati dengan perlakuan seorang majikan yang terkadang memandang rendah,Ayu selalu mengurai senyum tidak pernah menampakkan kemarahan maupun gejolak emosional dalam dirinya.Sungguh menyedihkan,seorang majikan yang selalu melimpahkan kemarahan,kejengkelan dalam kehidupannya kepada seorang pembantu.Pembantu yang seakan adalah tempat sampah ataupun mahkluk yang tak bernyawa.Perkataan-perkataan buruk kerap diterima Ayu dalam menjalani pekerjaan sehar-hari.Hal yang paling menyedihkan adalah majikannya yang cemburu dengan Ayu.Meski hari-hari terasa melelahkan dan menyakitkan,Ayu menjalani dengan ikhlas dan sabar,sehingga seberat apapun cobaan akan menjadi sebuah kenikmatan tersendiri.Menjadi domestik helper/pembantu memang pekerjaan tidak mudah,dan tidak semua orang bisa menjalaninya.Ayu diwajibkan 24 jam tinggal serumah dengan majikan,yang bukan perkara mudah.Dimana pekerjaan tersebut telah disepakati kedua belah pihak,dan Ayu harus menjalaninya dalam kurun beberapa tahun,bukan dalam hitungan hari,minggu ataupun bulan.Untuk kesekian kali kesabaran diuji oleh Sang Maha Pencipta bagi hambaNya.

Seperti halnya migran lain,Ayu juga menghabiskan waktu liburnya dengan berjalan-jalan,ataupun duduk-duduk disuatu taman sambil menikmati keindahan pantai.Ayu menyukai kesunyian daripada keramaian yang ada di Hongkong.Waktu libur tidak dihabiskan dengan percuma,Ayu selalu berusaha menambah wawasan dengan membaca ataupun membuat kerajinan tangan.Disaat menikmati keindahan laut yang dibarengi semilir angin,jari jemari Ayu lincah menari-narimenyelesaikan sebuah syal untuk musim dingin.Ayu terbuai dengan kesibukannya sehingga tanpa menyadari kehadiran seorang lelaki tampan disampingnya. Leaki itu memperkenalkan diri"My name Alexander Nora".Lelaki berbermuka Itali tersebut bernama Alexander,dan bermarga Nora.Alexander adalah seorang Italian yang berasal dari Prancis,dan bekerja di Hongkong.
Ayu berkesan dengan perkenalan Alexander yang begitu sopan,dan ramah.Hal sebaliknya dialami Alexander,ia tertarik dengan Ayu yang ramah,dan senyum yang selalu menghiasi mukanya.Sulit rasanya melupakan Ayu,kesan pertama memberi arti lebih.Tidak berhenti sampai disitu,mereka berkomunikasi lewat telepon.Akses komunikasi selular yang canggih memberi kemudahan dan bahkan mempererat hubungan Ayu dan Alexander.Hari-hari mereka begitu indah,dan menyenangkan.Disela kesibukan mereka,masih bisa meluangkan waktu untuk berkirim pesan lewat sms ringan.Hari minggu adalah hari yang menyenangkan,dan selalu dinantikan Ayu.Dihari minggu,Ayu selalu menghabiskan hari-harinya bersama Alexander.Mereka dilanda kemesraan cinta..Kemesraan mereka membuat iri teman-teman Ayu.Itulah sifat manusia yang selalu menginginkan kebahagiaan orang lain.............
............TO BE CONTINUED.................

Sabtu, 04 April 2009

Dilema Sang Pahlawan Devisa part 01

Gadis itu bernama Ayu Ratna.Ayu adalah sosok gadis desa.Ia bermuka manis,dan senyum yang selalu mengembang diwajahnya.Itulah Ayu ,dengan tubuh tinggi kurus,dan bersahaja menjadikannya istimewa diantara kembang desa.Orang-orang didesa biasa memanggil dengan sebutan mbak Ayu(non cantik).Ayu tumbuh menjadi gadis yang mudah bergaul dan bisa menempatkan diri dimana ia berada,tidak heran ia begitu terkenal dalam lingkup masyarakat desanya.
Bak bunga mawar,semerbak harum bunga menebar kesegala penjuru.Meski banyak kumbang mendekat,tidak satupun berhasil mengambil madunya.Mungkin itulah istilah yang tepat untuk deskripsi kehidupan Ayu.Ayu selalu tertutup untuk urusan cinta,dan ia seakan selalu menjauh dari cinta,meski Ayu terkadang terjerat dalam jaring-jaring cinta yang pernah membuatnya hancur.

Tak Seindah masa Kanak-kanak

Kehidupan Ayu tidak secantik namanya.Kehidupannya sangat tragis,dan menyedihkan.Meski orangtua Ayu bekerja dalam sistem pemerintahan,dan karena jabatan dalam militer itulah disegani oleh masyarakat sekitar dimana Ayu tinggal.Ayu benar-benar menderita.Ayu tidak pernah menikmati keindahan masa kanak-kanak seperti layaknya kehidupan anak-anak.Diwaktu sekolah untuk menimba ilmu,ayu terpaksa bekerja,setelah waktu belajar usai.Keadaan ekonomi,menuntut seorang anak bekerja sebelum waktunya.Menjadikannya dewasa sebelum waktunya.Dan hal tersebut juga dialami Ayu,dengan terpaksa demi membantu keluarga.Meski batin bergejolak,ayu bisa dengan sabar dan tabah mengalahkan ke-ego-an dirinya.
Ayu memang gadis sempurna.Ia cantik dan berhati mulia,tidak heran banyak orang memujinya.Ayu terlahir dalam keluarga besar,Ayu mempunyai 9 saudara,dan ia anak sulung dalam keluarganya.Jiwa seorang kakak,menjadikannya independen,pengayom,dan pelindung untuk saudara-saudaranya.Pengorbanan Ayu sangat besar,ia menjadikan hidupnya laksana lilin kecil.Ayu lebih memilih berkorban demi kebahagiaan orang lain.Dia dengan hati terbuka menolak tawaran beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya disalah satu perguruan tinggi negeri di kota pelajar.Memang kehidupan selalu dihadapkan pada pilihan agar kita memilih dan berpikir.

Balada Cinta Ayu.
Bekerja dan mengaji disuatu pesantren yang terdekat,itulah aktivitas ayu sehari-hari.Pulang dari bekerja,Ayu selalu menghabiskan waktunya dengan mengaji untuk mencari pencerahan.Ayu mempunyai seorang sahabat karib yang menjadi bagian dalam pergaulan kesehariannya,Lilis namanya.Dengan Lilis,Ayu menaruh kepercayaa,karena ia adalah teman sepermainan semenjak kecil sampai teman disekolah.Tidak heran keduanya sangat akrab satu dengan yang lain.Achmad adalah salah seorang pemuda yang jatuh hati kepada Ayu,dengan berbagai cara dilakukannya demi mendapat balasan cinta dari sang pujaan hati.Lilis yang mengetahui hal tersebut,diam-diam jatuh hati terhadap Achmad.meski jalinan cinta yang tersembunyi dalam persahabatannya,Ayu sama sekali tidak mau tahu,bahkan berusaha diam dalam kebisuannya.Pada akhirnya,Lilis menyerahkan dirinya untuk mendapatkan cintanya.Pengorbanan besar yang harus dibayar Lilis untuk mendapatkan cintanya.Meski Lilis dan Achmad telah menikah bahkan mempunyai anak,ternyata hati Achmad tetap tertambat untuk Ayu.Dan hal tersebut diutarakan Achmad sebagai seorang suami kepada Lilis,istri yang sah.Betapa sakit,dan hancur hati Lilis mendengar kejujuran ucapan seorang suami.Ternyata,Lilis tidak bisa menerima kenyataan pahit dalam hidupnya,dan mendamprat Ayu sebagai kambing hitam dalam badai rumah tangganya,karena Ayu sengaja tidak mengakhiri masa lajangnya.Sekuat apapun,Ayu tetap manusia biasa dan bukan dewa.Mendengar hal tersebut dari mulut sahabatnya sendirinya,seakan-akan persahabatan yang telah dibina seperempat abad hancur seketika.akhirnya,Ayu menjauh dari kehidupan didesanya,menjauh dari kehidupan sahabatnya.Ayu memutuskan pergi ke Surabaya,untuk bekerja dan menjalani kehidupan baru.

DiSurabaya,akhirnya Ayu bisa bernapas lega.dengan suasana baru,kehidupan baru dimulai.ayu berteman dengan siapa saja yang bisa bersahabat dengannya.suasana kerja yang nyaman,teman-teman baru yang bersahabat membuat Ayu menikmati kehidupan di kota pahlawan.Karier ayu sangat cemerlang sehingga banyak teman-teman kerja yang iri akan keberhasilannya.Tapi Ayu tetap percaya diri,karena semua dilakukannya dengan cara yang jujur.Ayu merasa kehidupannya bak air yang menuju ke bawah,dan bisa melebar setiap saat.

Aditya adalah seorang pemuda yang gagah,yang bisa membuat Ayu tertarik.Ayu mengenal Aditya ketika dalam perjalanan pulang menuju tempat kost,tanpa sengaja dalam bus kota.Dari perkenalan awal yang hanya bertukar alamat,dan nomor telepon,akhirnya mereka jatuh cinta.aditya adalah seorang pelaut yang saat itu bertugas di Surabaya.Bertambah hari Ayu semakin mengenal Aditya lebih jauh.Dan terbersit dalam benak Ayu untuk segera mengakhiri masa lajangnya.Manusia berencana,Tuhan yang menentukan.Tanpa sebab musabab,Aditya tiba-tiba menghilang begitu saja.Bagai orang yang kehilangan pegangan,Ayu bertanya kepada diri sendiri"Apa salah dan dosa?"Tidak ada ucapan putus atau berlanjut,hal tersebut membuat Ayu terus menunggu.Hari berganti minggu,minggu berganti bulan,bahkan berganti tahun.Ayu tetap sabar menunggu jawaban kepastian dari Aditya.Tuhan Maha Pengasih,meski lambat doa Ayu terjawab.Seorang teman kerjanya,mengatakan kalau Aditya telah pindah ke Makasar,ketika Aditya disana ternyata ia telah jatuh cinta pada seorang gadis Makassar ampai mereka menghasilkan buah cinta sebelum Tuhan menghalalkan hubungan mereka.Dan lebih tragis lagi,ketika sang orang tua gadis meminta pertanggungjawaban Aditya langsung ke pihak komando kesatuan dimana dia bertugas.Hal tersebut sangat memalukan,dan dengan terpaksa Aditya diberhentikan sebelum usai masa baktinya.Dengan lapang dada,Ayu mendengar cerita temannya.Ayu benar-benar mempunyai jiwa yang bersih,sehingga cerita tersebut tidak membuatnya untuk membenci Aditya,dan Ayu selalu berdoa agar Aditya bisa tetap belajar dari kesalahannya.Semua doa Ayu ternyata tidak sesuai kenyataan,karena Aditya telah mengakhiri kehidupan didunia,ia tidak sanggup dengan deraan yang ada setelah kesalahannya.Aditya tidak sanggup kembali meraih hati Ayu,begitu juga Ayu tidak ingin meneruskan mimpi manisnya.Aditya merasa tertekan,apalagi keluarganya telah memvonis kesalahan sebagai kebodohannya.Dan mungkin satu-satunya jalan,Aditya telah mencari jalan pintas.

Setegar apapun hati Ayu,rasa sepi dalam kesendirian terus menginggapinya.........to be continued